Teknologi

Dinas Lingkungan Hidup Ibukota Indonesia Luncurkan Pengamat Tingkat Udara Bebas

18
×

Dinas Lingkungan Hidup Ibukota Indonesia Luncurkan Pengamat Tingkat Udara Bebas

Share this article

Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta meluncurkan wadah pemantau kualitas udara terintegrasi yang didukung 31 titik Stasiun Peneliti Mutu Atmosfer (SPKU) tersebar dalam sebagian wilayah.

“Data yang dimaksud ditampilkan merupakan data dari alat pemantau kualitas udara yang dimaksud memenuhi standar,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Jumat, 5 Juli 2024, seperti dilansir Antara.

Menurut Asep, ketika ini DKI DKI Jakarta mempunyai 31 titik SPKU, bertambah dibandingkan tahun sebelumnya. Dari SPKU itulah data yang dimaksud diperoleh akan ditampilkan melalui platform digital pemantau kualitas udara. 

“Platform ini memudahkan umum untuk mengakses informasi. Semua bisa jadi mengaksesnya melalui laman (website) udara.jakarta.go.id menggunakan beragam gawai,” kata Asep.

Asep mengatakan, wadah ini pertama pada Tanah Air yang digunakan mengintegrasikan data milik pemerintah lalu non-pemerintah sebagai upaya untuk mewujudkan keterbukaan data kualitas udara di dalam Jakarta.

Laman ini menampilkan data dari 31 SPKU di dalam DKI Jakarta yang dimaksud mengintegrasikan data dari SPKU milik DLH Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi kemudian Geofisika (BMKG), World Resources Institute (WRI) Indonesi serta Vital Strategies. “Ke depannya, jumlah agregat stasiun lalu data yang tersebut diintegrasikan akan terus bertambah,” katanya.

Platform ini juga menyediakan visualisasi data yang dimaksud mengejutkan juga enteng dipahami, seperti ciri peta interaktif, grafik kemudian diagram yang mana menimbulkan antarmuka sistem ini lebih lanjut modern serta “user-friendly”. Terdapat pula layanan edukasi lalu informasi terkait kualitas udara dan juga dampaknya terhadap kesehatan.

Nantinya warga Ibukota Indonesia dapat mengetahui langkah-langkah yang digunakan diperlukan diambil pada waktu kualitas udara menjadi lebih parah lalu intervensi yang dimaksud diambil pemerintah pada menindaklanjuti status kualitas udara ketika statusnya tak sehat, sangat tiada baik juga berbahaya.

Artikel ini disadur dari Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Luncurkan Pemantau Kualitas Udara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *