Otomotif

Toyota akan luncurkan kendaraan listrik “full self-driving”

18
×

Toyota akan luncurkan kendaraan listrik “full self-driving”

Share this article
Toyota akan luncurkan kendaraan listrik “full self-driving”

Ibukota Indonesia (ANTARA) – Toyota dikabarkan akan meluncurkan kendaraan listrik pertamanya dengan sistem self-driving secara penuh atau mampu mengemudi sendiri guna menyembunyikan kesenjangan dengan Tesla serta pemimpin teknologi kendaraan listrik lainnya.

Dilaporkan Electrek, Hari Jumat (28/6) waktu setempat, perusahaan patungan GAC Toyota mengonfirmasi akan meluncurkan kendaraan listrik dengan kemampuan mirip Tesla Full Self Drive tahun depan di dalam China. GAC Toyota adalah perusahaan patungan 50:50 antara Toyota Motor kemudian Guangzhou Automobile Group (GAC) China.

Berita yang disebutkan diberitahukan minggu ini di dalam media sosial GAC Toyota sebagai upaya untuk menyembunyikan kesenjangan teknologi dengan pesaingnya seperti Tesla, XPeng, BYD, NIO, juga lainnya ke wilayah tersebut.

Baca juga: Toyota pembangunan ekonomi Rp8,7 triliun di Texas

Perusahaan patungan Toyota itu akan meluncurkan SUV Bozhi 3X tahun depan sebagai model kendaraan listrik pertama dia yang digunakan menampilkan teknologi self-driving. Mobil itu memiliki ciri bantuan pengemudi tingkat lanjut seperti mengemudi pada jalan raya, mengelakkan rintangan, kemudian parkir mirip dengan FSD Tesla.

Teknologi itu berasal dari kemitraan baru dengan Momenta, sebuah startup kendaraan otonom ke Beijing, dalam mana Toyota diantaranya salah satu pemodal utama selama pembiayaan Seri C 2021 Momenta.

GAC Toyota dikabarkan juga bekerja sejenis dengan Huawei untuk menggunakan teknologinya pada sedan listrik bZ3X yang dimaksud dirilis pada Oktober 2022 sebagai EV kedua, bergabung dengan jajarannya ke belakang bZ4X. Teknologi baru itu unik akibat Momenta lalu Huawei akan menyediakan perangkat lunak serta perangkat keras, kemudian sama-sama GAC Toyota bekerja sejenis untuk mengintegrasikannya.

Toyota juga mengungkapkan rencananya untuk merilis elemen penyimpan daya iron phosphate lithium pada tahun 2027 yang dimaksud dapat memangkas biaya produksi sebesar 40 persen dibandingkan dengan bZ4X ketika ini.

Setelah transaksi jual beli mobil turun 22 persen dalam Tiongkok selama empat bulan pertama 2024, Toyota berupaya memperbarui mereknya dengan teknologi baru yang digunakan lebih besar kompetitif.

Toyota mengambil langkah lain dari Tesla dengan rencana membuka stasiun pengisian daya Lexus yang sebelumnya eksklusif ke Jepun untuk kendaraan listrik lainnya.

Raksasa otomotif Jepang berupaya menangkis persaingan dari pembuat kendaraan listrik berbiaya rendah selama Tiongkok seperti BYD, yang dimaksud meluncurkan kendaraan listrik ketiganya di Negeri Sakura minggu lalu.

Baca juga: Toyota Rush GR Sport makin gahar dengan beberapa pembaruan

Baca juga: Volvo EX30 telat tiba di dalam Negeri Paman Sam dikarenakan tarif impor

Baca juga: Xiaomi uji jalan SUV pertamanya, mirip proporsi Ferrari Purosangue

Artikel ini disadur dari Toyota akan luncurkan kendaraan listrik “full self-driving”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *