Kesehatan

Inilah 5 Alasan Anda Tidak Dianjurkan Memencet Jerawat

27
×

Inilah 5 Alasan Anda Tidak Dianjurkan Memencet Jerawat

Share this article

Jakarta – Dokter epidermis umumnta tiada akan pernah menganjurkan seseorang untuk memencet jerawat. Mengapa demikian?

Dilansir dari Health Shots, dokter epidermis kosmetik lalu ahli bedah lapisan kulit pada The Esthetic Clinics, Rinky Kapoor, menunjukkan lima alasan Anda seharusnya tidaklah pernah memencet jerawat .

1. Memperparah jerawat

Saat Anda memencet epidermis di dalam sekitar jerawat, risiko menggerakkan kotoran, minyak, lalu bakteri lebih banyak di ke bawah dermis pun meningkat. Selain itu, bakteri di dalam jari Anda juga terlibat bergabung serta menyebabkan jenis jerawat baru yang berasal dari lapisan pada kulit.

2. Mencetak lebih lanjut sejumlah ruang infeksi

Kapoor memaparkan bahwa ketika Anda memencet jerawat untuk mengeluarkan nanahnya, Anda mungkin saja berpikir Anda telah membersihkan seluruh arena itu. Tetapi kenyataannya ada kemungkinan Anda masih menyisakan sedikit nanah, serta itu akan bermetamorfosis menjadi tempat mengalami perkembangan biaknya jerawat yang semakin meradang dan juga lebih tinggi besar.

3. Menyebabkan jaringan parut serta lubang

Munculnya jerawat secara dini akan menghambat penyembuhan. Hal yang disebutkan menyebabkan hilangnya jaringan yang mana mendatangkan bekas luka permanen. Semakin banyak Anda menggaruk lalu memencet jerawat, semakin besar juga risiko timbulnya jaringan parut. Selain itu, hal ini pun bisa jadi menyebabkan pitting apabila Anda bukan segera menghentikannya.

4. Menjadi orang yang terdampar hiperpigmentasi

Kapoor memberi peringatan bahwa hiperpigmentasi pasca inflamasi adalah salah satu efek samping umum dari jerawat yang mana pecah. Sementara hiperpigmentasi membutuhkan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk hilang.

5. Mengundang lebih banyak sejumlah jerawat

Nanah yang pergi dari dari jerawat akan bersentuhan dengan kulit. Adapun bakteri, minyak, dan juga kotoran yang tersebut terperangkap menyumbat pori-pori juga folikel rambut sehingga menyebabkan lebih besar sejumlah jerawat.

“Saya meminta Anda membiarkan jerawat itu bertahan, yang biasanya 3-7 hari, dan juga memberi kesempatan pada dermis untuk sembuh. Namun jikalau masih muncul, pastikan Anda membersihkan area yang disebutkan dengan pembersih wajah antibakteri, dan juga mengoleskan krim yang digunakan direkomendasikan dokter kulit,” kata dia.

Artikel ini disadur dari Inilah 5 Alasan Anda Tidak Dianjurkan Memencet Jerawat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *