Lifestyle

Aktivitas Seru pada Daerah Perkotaan Tua Jakarta, Keliling Museum kemudian Naik Sepeda Ontel

20
×

Aktivitas Seru pada Daerah Perkotaan Tua Jakarta, Keliling Museum kemudian Naik Sepeda Ontel

Share this article

Jakarta – Daerah Perkotaan Tua DKI Jakarta menawarkan pengalaman unik yang tersebut memadukan rekreasi dengan sejarah. Kawasan yang mana berada ke Ibukota Indonesia Barat ini dimulai pada abad ke-16 sewaktu bangsa Portugis pertama kali tiba. Pada abad ke-17, Belanda menguasai wilayah yang dimaksud juga mendirikan Batavia sebagai pusat perdagangan kemudian pemerintahan di dalam Hindia Belanda.

Hal yang mana menciptakan tempat ini disukai adalah kemudahannya dijangkau dengan transportasi umum. Daerah Perkotaan Tua DKI Jakarta bisa jadi diakses dengan kereta api dan juga TransJakarta. 

Di tempat ini juga sejumlah pilihan atraksi menarik, dari museum, gedung-gedung tua, restoran lalu kafe, sampai pertunjukan jalanan. Berikut rekomendasi tempat lalu aktivitas yang mana bisa jadi menjadi pilihan anda selama seharian pada Pusat Kota Tua.

1. Berkeliling museum

Museum yang tersebut bisa saja Anda kunjungi ke sekitar kawasan wisata Daerah Perkotaan Tua adalah sebagai berikut.

Magic Art 3D Museum

Magic Art 3D Museum yang menawarkan pengalaman unik dengan 17 zona kemudian 104 tempat foto. Selain menikmati lukisan 3D pada dinding, pengunjung juga dapat mengeksplorasi lantai museum yang dilukis sesuai tema dalam setiap zona, dan juga mengunjungi rumah kaca yang dimaksud menghibur lalu menarik.

Untuk masuk museum ini, pengunjung harus membeli tiket dewasa Rp60.000 (Senin – Jumat) serta Rp80.000 (akhir pekan, libur naional, lalu puncak liburan) dan juga anak-anak Rp40.000 (Senin-Jumat) lalu Rp50.000 (akhir pekan, libur naional, dan juga puncak liburan). 

Museum Fatahillah

Museum Fatahillah menyimpan sebanyak-banyaknya 23.500 koleksi barang bersejarah, baik pada bentuk benda asli maupun replika. Harga tiket masuk untuk Museum Fatahillah untuk pelajar Rp2.000, mahasiswa: Rp3.000, serta dewasa Rp5.000. 

Museum Wayang

Museum Wayang menampilkan koleksi wayang dari seluruh Indonesi dan juga bermacam negara lainnya. Untuk masuk ke Museum Wayang, tarif Senin-Jumat: Rp10.000/orang, Sabtu-Minggu: Rp15.000/orang. Khusus pelajar, mahasiswa, serta anak Rp5.000/orang, dan juga wisatawan di negara lain Rp50.000/orang

Museum Bank Indonesia

Museum Bank Indonesia mengisahkan sejarah perbankan di Negara Indonesia dengan pameran yang tersebut interaktif. Sesi kunjungan dibagi tiga setiap hari, yakni puku; 08.00-10.00, 10.00-12.00, lalu 13.00-15.00. Adapun nilai tukar tiket sebesar Rp5.000/orang (dapat dibeli secara langsung di dalam tempat). Khusus bagi pelajar/mahasiswa gratis, dengan menunjukkan kartu pelajar/mahasiswa dan juga rombongan yang digunakan sudah ada mendaftar ke admin dan juga terverifikasi. 

Museum Seni Rupa juga Keramik

Museum ini memamerkan koleksi seni rupa juga keramik dari berubah-ubah periode lalu area ke Indonesia. Berikut adalah tarif masuk Museum Seni Rupa lalu Keramik, Rp10.000/orang (Selasa-Jumat), Rp15.000/orang (Sabtu-Minggu). Adapun pelajar, mahasiswa, dan juga anak Rp5.000/orang, kemudian wisatawan luar negeri Rp50.000/orang. 

2. Ikut kelas menciptakan tembikar

Pengunjung bisa jadi mengikuti kegiatan menyebabkan tembikar ke Museum Seni Rupa lalu Keramik. Acara ini tersedia setiap hari Selasa-Minggu dari pukul 09.00 hingga 15.00 Waktu Indonesia Barat dengan biaya sebesar Rp50.000 per orang.

Jika tertarik, pengunjung dapat secara langsung datang ke Museum Seni Rupa serta Keramik untuk bergabung dengan kelas menimbulkan tembikar.

3. Berkeliling menggunakan sepeda

Anda dapat berkeliling menggunakan sepeda gowes pada kawasan wisata Perkotaan Tua sambil menikmati pemandangan historis yang khas di dalam sekitarnya. Untuk menyewa sepeda gowes pada kawasan Pusat Kota Tua, biaya sewanya adalah Rp25.000 per 30 menit. Sepeda di dalam Daerah Perkotaan Tua dihias warna-warni, penyewa juga dipinjamkan topi lebar yang senada dengan warna sepeda. 

Artikel ini disadur dari Aktivitas Seru di Kota Tua Jakarta, Keliling Museum dan Naik Sepeda Ontel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *