Lifestyle

Pengadaan Barang dan juga Jasa Berkelanjutan: Menuju Masa Depan yang mana Lebih Hijau serta Bertanggung Jawab

15
×

Pengadaan Barang dan juga Jasa Berkelanjutan: Menuju Masa Depan yang mana Lebih Hijau serta Bertanggung Jawab

Share this article

Info Event – Sustainability atau keberlanjutan adalah sebuah konsep yang dimaksud mengacu pada kemampuan suatu sistem—baik itu lingkungan, ekonomi, sosial, atau kombinasi dari ketiganya—untuk bertahan di jangka waktu yang digunakan panjang. Idea ini telah lama mulai diterapkan pada beraneka aspek pemerintahan, salah satunya pengadaan. Pengadaan berkelanjutan adalah serangkaian pengadaan barang serta jasa yang tersebut tidaklah belaka memberikan khasiat ekonomis bagi kementerian, lembaga, atau perangkat tempat yang tersebut menggunakannya, tetapi juga bagi warga secara keseluruhan. Menurut laman lkpp.go.id, nilai belanja pengadaan pemerintah pada tahun 2024 mencapai Rp1,160 triliun, dengan anggaran belanja PBJ Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah setiap tahun mencapai Rp1,226.2 triliun, membuka kesempatan besar bagi pelaku bidang usaha lokal.

Suksesnya Negara Indonesia Sustainable Procurement Expo 2024

Indonesia Sustainable Procurement Expo (ISPE) 2024 kembali sukses dilakukan pada 11-12 Juni 2024 pada SMESCO Indonesia. Acara ini merupakan kolaborasi antara Asosiasi Konsultan Kondisi Keuangan Nasional (AKEN) juga Keren Event Organizer, dengan dukungan dari Kemenko Polhukam, LKPP, Kementerian Ketenagakerjaan, Komnas Perempuan, Provinsi DKI Jakarta, kemudian Daerah Bangka Tengah. ISPE 2024 adalah pameran pengadaan barang kemudian jasa terbesar lalu pertama dalam Indonesia, berubah menjadi wadah penting bagi para pemangku kepentingan di bidang pengadaan untuk bertukar gagasan, mengeksplorasi peluang, juga mengukuhkan komitmen terhadap pengadaan yang dimaksud berkelanjutan.

Mengusung tema “Implementasi Pengadaan Berkelanjutan Melalui Efektivitas Pemakaian Barang Dalam Negeri, Pemberdayaan UMKM, lalu Digitalisasi Pengadaan”, ISPE 2024 menekankan pentingnya keberlanjutan di setiap aspek pengadaan barang dan juga jasa. Tema ini mencerminkan tekad untuk menjadikan pengadaan sebagai pilar utama menuju masa depan yang tersebut lebih tinggi berkelanjutan kemudian berwawasan lingkungan.

Pembukaan dan juga Pendukung dari Para Pemimpin

ISPE 2024 dibuka oleh Kepala LKPP, Dr. Hendrar Prihadi, didampingi oleh tokoh-tokoh sektor pengadaan seperti Sutardi (Ketua Umum AKEN), Arifin Abdul Majid (Ketua Umum APDESI), serta Budi Joyo Santoso (Anggota KPPU). Dalam pidatonya, Dr. Prihadi menekankan pentingnya aspek keberlanjutan pada pengadaan barang serta jasa di Indonesia. “LKPP meyakini kunci keberhasilan pada mengupayakan terwujudnya hasil positif ini membutuhkan sinergi serta kolaborasi dari seluruh pihak,” ujar Dr. Prihadi.

Acara ini juga mendapat dukungan dari tokoh-tokoh penting seperti Elisabeth (Kepala Biro Umum – Mahkamah Konstitusi) juga Supriadi (Kepala Pusat Pemberdayaan Kemitraan APUPPT), juga para pejabat LKPP lainnya.

Dengan pengunjung lebih banyak dari 1600 kontestan dari bervariasi instansi pemerintah pusat kemudian daerah, ISPE 2024 berubah jadi event yang meriah. Lebih dari 21 kementerian, 24 pemerintah provinsi, 30 pemerintah kabupaten, 23 pemerintah kota, kemudian beberapa perusahaan swasta, universitas, sekolah, puskesmas, juga rumah sakit turut dan juga pada acara ini. ISPE juga memberikan apresiasi untuk Kementerian Hukum serta Hak Asasi Manusia, Provinsi DKI Jakarta, Daerah Perkotaan Denpasar, dan juga Kota Banyuwangi sebagai pengadaan dengan jumlah total operasi PDN tertinggi.

Business Matching dan juga Seminar

Pertemuan antara sektor swasta serta pemerintah di pembukaan Business Matching di dalam ISPE 2024 berubah menjadi momen penting bagi pelaku usaha dan juga pemerintah untuk berinteraksi langsung, berbagi gagasan, juga menjalin kemitraan yang tersebut saling menguntungkan.

Seminar pada hari pertama dibuka dengan topik “Dialog Adaptasi Pemutakhiran Sistem E-Katalog 6.0” oleh Patria Susantosa (Plt. Deputi Area Transformasi Pengadaan Digital LKPP), dilanjutkan dengan “Digitalisasi Pengadaan untuk pemerintahan Desa, Daerah Kepulauan, dan juga Pesisir” oleh Yulianto Prihhandoyo (Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP) kemudian Anita Carollin (Analis Kebijakan Muda, LKPP). Pada hari kedua, seminar bertopik “Mitigasi Permasalahan Hukum kemudian Audit Pengadaan Barang dan juga Jasa pemerintahan Tahun 2024” diisi oleh Alexander Marwata (Wakil Ketua KPK), Setya Budi Arijanta (Deputi Lingkup Hukum lalu Penyelesaian Sanggah, LKPP), juga Dr. Richo Andi Wibowo (Dosen FH UGM).

Menuju Masa Depan yang dimaksud Lebih Hijau

ISPE 2024 bukanlah cuma sekadar acara, tetapi sebuah langkah nyata menuju masa depan yang tersebut lebih besar hijau kemudian berkelanjutan. Dengan partisipasi luas dari bermacam pihak, acara ini memberikan harapan baru bagi pengembangan bidang pengadaan yang bertanggung jawab kemudian berdampak positif bagi lingkungan. Untuk informasi lebih banyak lanjut mengenai ISPE lalu berita terkini seputar pengadaan berkelanjutan, kunjungi platform web resmi mereka di dalam www.ispe.kerenevent.com atau ikuti akun Instagram @ispe.id. Bersama, mari kita wujudkan masa depan yang mana lebih tinggi hijau untuk generasi mendatang! (*)

Artikel ini disadur dari Pengadaan Barang dan Jasa Berkelanjutan: Menuju Masa Depan yang Lebih Hijau dan Bertanggung Jawab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *