Entertainment

Dreaming of Freaking Tale Disebut Drama Satire Gara-gara 5 Hal Hal ini

17
×

Dreaming of Freaking Tale Disebut Drama Satire Gara-gara 5 Hal Hal ini

Share this article

Jakarta – Drama Dreaming of Freaking Tale bisa saja jadi pilihan kalau ingin memerhatikan drama Korea yang dimaksud ringan serta menhibur. Drama bergenre komedi romantis yang dimaksud dibintangi Pye Ye Jin kemudian Lee Jun Young ini sedang tayang pada tvN serta Viu. 

Ceritanya terinspirasi kisah Cinderella namun hadir di bentuk satire. Drama ini dikemas secara komedi untuk menyindir cerita Cinderella, wanita miskin yang dimaksud ditindas oleh ibu juga saudara tirinya hingga akhirnya menemukan cinta kemudian kebahagiaan pasca bertemu pangeran tampan. Namun kisah Cinderella ke hidup nyata tidaklah seperti di dongeng. 

Berikut ini beberapa sindiran kisah Cinderella pada Dreaming of Freaking Tale

1. Ibuasambung

Dalam drama ini, Pyo Ye Jin berperan sebagai Shin Jae Rim. Sejak ditinggal ayahnya beliau tingga sama-sama ibu sambung juga kedua anak perempuannya. Hampir mirip dengan Cinderella tapi berbanding terbalik denga Shin Jae Rim yan memiliki hubungan cukup baik dengan ibu kemudian saudara tirinya. 

Di awal episode menunjukkan bahwa keluarga Shin Jae Rim saling jaga serta menyayangi. Shin Jae Rim pun ingin bekerja keras demi menghidupi keluarganya. Apalagi kemudian ia mengetahui ibunya berada dalam hamil.

2. Insiden sepatu

Namun Shin Jae Rim belum pernah miliki pengalaman kerja, berasal dari keluarga miskin, lalu tiada punya koneksi. Dia mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan dengan upah besar. Hal ini yang mendorongnya bemimpi ingin berubah jadi Cinderella juga menikah dengan pria kaya raya.

Sesuai petunjuk yang tersebut diberikan sang ayah sebelum meninggal, Shin Jae Rim melamar pekerjaan ke sebuah club tempat para chaebol bersosialisasi. Saat datang untuk wawancara pekerjaan, tak sengaja sepatunya lepas kemudian mengenai Moon Cha Min, yang tersebut diperankan Lee Jung Young. Sayangnya, Moon Cha Min justru memarahinya bahkan nyariss menuntutnya.

Sejak reuni itu Moon Cha Min pewaris kekayaan generasi ke-8 chaebol, tidak ada bisa jadi berhenti memimpikan Shin Jae rim. Padahal biasanya ia bertekad untuk tak menikah.

3. Labu

Kalau di dongeng Cinderella, labu disulap bermetamorfosis menjadi kendaraan yang digunakan menghadirkan Cinderella ke istana. Dalam Dreaming Freaking Fairytale, labu berubah jadi simbol mimpi Shin Jae Rim . Dia bermimpi diberi buahlabu oleh mendiang ayahnya. Ternyata tak lama kemudian ia dan juga keluarga tirinya mesti pindah ke kediaman yang digunakan lebih lanjut kecil lantaran kesulitan keuangan.

4. Ibu peri dan juga tongkat ajaibnya

Drama ini nampaknya ingin menunjukkan bahwa bumi nyata tak seindah seperti di di dongeng. Bukannya peri baik hati yang membantu Cinderella mewujudkan keinginannya seperti di dalam dongeng, di drama Dreaming of Freaking Fairytale, Moon Cha-min berubah menjadi peri baikhati yang dimaksud menyebabkan tongkat berkepala emas. Tidak hanya saja itu beliau juga bertekad membantu Shin Jae Rim menemukan pria kaya raya, dengan membelikannya sejumlah pakaian elegan yang mana sanggup mendongkrak penampilan Jae-rim.

5. Romansa Cinderella

Cerita dongeng biasanya ditutup dengan momen romantis seperti ciuman dan juga hidup bahagia bersatu selamanya. Dalam Dreaming of Freaking Fairytale ciuman yang digunakan diwujudkan Moon ChaMin lalu Shim Jae Rim pada episode awal justru berubah menjadi awal berkembangnya perasaan pada antara mereka. 

Kisah yang tersebut mirip Cinderella sebenarnya juga dialami Ibu Cha Min. Seorang wanita biasa berikutnya menikah dengan konglomerat. Lagi-lagi tak seindah pada dongeng, pendatang tua Cha Min bercerai dan juga menciptakan ibunya menderita. Hal ini menciptakan Cha Min takut akan bermetamorfosis menjadi seperti ayahnya yang mana menyebabkan Cinderella menderita.

Di luar sindiran-sindiran tadi, romansa Moon Cha Min dan juga Shim Jae Rim menggemaskan lalu menawan untuk diikuti.

Artikel ini disadur dari Dreaming of Freaking Tale Disebut Drama Satire Gara-gara 5 Hal Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *