Berita

Tak Diduga, RI Temukan Harta Karun Baru Nan Alami Bisa Gantikan BBM!

20
×

Tak Diduga, RI Temukan Harta Karun Baru Nan Alami Bisa Gantikan BBM!

Share this article
Tak Diduga, RI Temukan Harta Karun Baru Nan Alami Bisa Gantikan BBM!

Jakarta, CNBC Tanah Air – Badan Geologi Kementerian Daya kemudian Sumber Daya Mineral (ESDM) menemukan sumber energi baru nan bersih lalu alami pada area Sulawesi Tengah.

Sumber energi baru yang tersebut dimaksud ini yaitu hidrogen alami.

Kepala Pusat Survei Geologi Badan Geologi Edy Slameto mengatakan, pihaknya menemukan peluang hidrogen alami ke Sulawesi Tengah yang digunakan memiliki sebaran batuan ultramafik yang paling luas dalam Indonesia.

Dia menjelaskan, Badan Geologi pada 2023 melakukan survei pendahuluan ke area One Pute Jaya, Daerah Morowali, serta Tanjung Api, Daerah Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah untuk mengidentifikasi adanya peluang hidrogen alami. Hasil survei yang disebutkan tidaklah hanya sekali mengejutkan, tetapi juga mengakibatkan kabar baik bagi masa depan energi bersih.

“Tidak seorangpun yang dimaksud menyangka bahwa api abadi Tanjung Api yang mana telah lama dicatat oleh Belanda pada tahun 1869 (sebelumnya dinamai “Kaap Api”) juga tempat kejadian pemandian air panas yang tersebut biasa dikunjungi untuk berwisata ini menyimpan bukti kemunculan hidrogen alami pada permukaan,” ungkap Edy, disitir dari keterangan resmi Kementerian ESDM, Selasa (25/6/2024).

Menurut Edy, api abadi pada Tanjung Api juga mata air panas di dalam wilayah One Pute memang sebenarnya terbukti mengandung gas hidrogen alami, sebesar +- 20-35 % kemudian +- 8,5%. Gelembung-gelembung gas yang dimaksud muncul pada bawah permukaan laut maupun kolam mata air adalah gas hidrogen yang tersebut berasal dari proses serpentinisasi yang mana muncul di dalam bawah permukaan bumi.

“Diperkirakan, munculnya gas hidrogen ini berhubungan dengan adanya Patahan Balantak lalu Patahan Matano, yang digunakan berubah jadi jalur migrasi gas ke permukaan. Fenomena inilah yang tersebut menyebabkan gas hidrogen meninggalkan dalam Tanjung Api juga muncul bersatu mata air panas One Pute,” jelas Edy.

Menurutnya, kisah tentang abi abadi Tanjung Api juga mata air One Pute mengingatkan akan kekayaan alam yang mana dimiliki Indonesia, tidak semata-mata di bentuk minyak bumi, gas alam, juga mineral, tetapi juga pada bentuk sumber energi bersih yang dimaksud dapat menjadi game changer di mengatasi inovasi iklim.

Perlu diketahui, substansi bakar hidrogen adalah unsur bakar revolusioner yang tersebut pada waktu ini berubah menjadi perhatian global lantaran potensinya untuk menyediakan sumber energi bersih tanpa memunculkan emisi gas rumah kaca yang tersebut membinasakan lingkungan.

Namun, produksi hidrogen konvensional kerap kali mahal dan juga memerlukan konsumsi energi yang besar. Selain dari serangkaian manufaktur, ternyata hidrogen juga dapat terbentuk secara alami oleh rute geologi.

“Selama ini, hidrogen alami dianggap bukan dapat terakumulasi di dalam alam, akan tetapi temuan akumulasi hidrogen alami pada Bourekebogou, Mali, mematahkan asumsi tersebut. Hal ini memacu perlombaan untuk menemukan hidrogen yang terakumulasi secara geologis pada beragam belahan dunia,” jelasnya.

Edy menjelaskan, hidrogen alami dapat dihasilkan dari beberapa langkah-langkah geologi, salah satunya adalah “serpentinisasi”. Proses ini muncul akibat reaksi batuan ultramafik dengan air pada suhu lalu tekanan tertentu untuk menghasilkan kembali mineral serpentin juga gas hidrogen.

“Batuan ultramafik ini sendiri merupakan bagian dari ofiolit yaitu fosil kerak samudera yang terangkat ke permukaan akibat langkah-langkah tektonik jutaan tahun yang lalu. Sebaran batuan ofiolit yang dimaksud luas ke Nusantara terdapat di dalam wilayah Kalimantan Selatan, Sulawesi, Halmahera, kemudian Papua,” paparnya.

Keberadaan hidrogen alami ini sanggup bermetamorfosis menjadi tonggak di mewujudkan masa depan yang lebih besar berkelanjutan dan juga ramah lingkungan. Peluang sumber hidrogen alami ke Tanah Air cukup besar, oleh sebab itu selain terbentuk oleh proses serpentinisasi, hidrogen alami juga dapat terbentuk akibat tahapan radiolisis pada batuan mengandung unsur radioaktif, kematangan tinggi pada materi organik (overmature) kemudian magma degassing pada lapangan panas bumi.

Dia menekankan, ini merupakan hasil dari survei awal. Survei lebih banyak lanjut diperlukan untuk mengerti akan sepenuhnya prospek juga kesempatan pemanfaatan hidrogen alami ini.

“Semoga penyelidikan ini terus berprogres kemudian mampu memberikan kegunaan besar di memperkuat acara “Net Zero Emission” yang digunakan telah lama dicanangkan Indonesia pada tahun 2060,” pungkasnya.

Artikel ini disadur dari Tak Diduga, RI Temukan Harta Karun Baru Nan Alami Bisa Gantikan BBM!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *