Lifestyle

BKKBN Minta Keluarga Berperan Mencegah Judi Online

24
×

BKKBN Minta Keluarga Berperan Mencegah Judi Online

Share this article

Jakarta – Deputi Lingkup Keluarga Sejahtera dan juga Pemberdayaan Keluarga Badan Kependudukan lalu Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Nopian Andusti, mengatakan pentingnya peran keluarga pada mengurangi judi online. Ia menyatakan keluarga adalah sistem sosial terdekat yang dimaksud dapat mengawasi kemudian membina anggotanya untuk tidaklah bermain judi daring.

“Keluarga itu sistem sosial yang tersebut paling dekat dengan kita. Membina, mendidik, membimbing itu berawal dari keluarga. Keluarga harus terus-menerus mengingatkan anggotanya agar jangan mendekatkan diri pada tindakan-tindakan atau kegiatan-kegiatan yang digunakan negatif, salah satunya judi online,” ucap Nopian untuk wartawan di dalam Semarang, Selasa, 25 Juni 2024.

Merugikan pelaku kemudian keluarga
Selain itu, judi online juga merugikan keluarga selain pelaku itu sendiri. “Pasti judi itu akan mengacaukan diri sendiri maupun keluarga. Tidak ada penduduk yang sukses oleh sebab itu judi. Tidak ada penduduk yang tersebut kaya akibat judi, tiada ada penduduk yang mana makmur sebab judi,” paparnya.

Karena itu, keluarga punya kewajiban untuk mengawasi anggotanya agar tak bermain atau terlibat judi online. “Kita sebagai bagian dari anggota keluarga ingatkan keluarga , agar jangan terlibat judi daring,” ujarnya.

Sebelumnya, Pusat Pelaporan Analis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir sebanyak 5.000 account perorangan maupun kelompok terkait tindakan hukum judi online. Koordinator Komunitas Humas PPATK Natsir Kongah mengemukakan pihaknya tidaklah bisa jadi meyakinkan nilai operasi yang dimaksud ada pada 5.000 akun yang mana sudah ada diblokir terkait judi online tersebut. Profil penjudi online itu pun bervariasi, mulai dari pelajar, mahasiswa, bahkan ibu rumah tangga.

Artikel ini disadur dari BKKBN Minta Keluarga Berperan Mencegah Judi Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *