Kesehatan

Jangan Salah Beli Perhiasan, Hal ini Perbedaan Emas Putih dengan Perak

19
×

Jangan Salah Beli Perhiasan, Hal ini Perbedaan Emas Putih dengan Perak

Share this article

JakartaEmas putih dan juga perak adalah dua logam mulia yang digunakan banyak digunakan di perhiasan. Namun begitu, keduanya miliki perbedaan yang dimaksud signifikan.

Emas putih sebenarnya adalah campuran emas murni dengan logam lain, seperti paladium atau nikel, yang memberikan warna putih pada logam. Adapun perak adalah logam mulia yang mana mempunyai warna alami yang tersebut lebih lanjut terang.

Dikutip dari Utsav Pedia, emas putih muncul pada 1710 ketika alkemis Johann Friedrich Böttger serta Ehrenfried Walther von Tschirnhaus pada Jerman mulai mengembangkannya. Pada 1752, logam yang menyerupai emas putih dengan lapisan abu-abu diperkenalkan. 

Versi modern dari emas putih yang kita kenal sekarang baru diciptakan pada 1920-an. Ada dua versi di sejarah emas putih.

Yang pertama menyatakan bahwa Belais bersaudara mematenkan formula emas putih pada 1920 dengan mencampur emas, nikel, juga seng. Sementara versi lain menyatakan bahwa Karl Richter menciptakan emas putih pada 1915 dengan melebur emas kemudian nikel dengan paladium. 

Seiring dengan kurangnya platinum pasca Perang Global II, pembuat perhiasan mulai menggunakan campuran nikel, paladium, atau seng dengan emas murni untuk menciptakan emas putih juga mengubah warna kuningnya bermetamorfosis menjadi putih.

Dikutipr dari Gatsby Jewellery, Perak telah dilakukan digunakan sejak sekitar 5000 Sebelum Masehi (SM). Awalnya ini dimanfaatkan untuk memproduksi wadah makan juga minum juga patung kuno, lalu kemudian bermetamorfosis menjadi bagian penting di desain perhiasan kelas penguasa. 

Di Mesir Kuno kemudian Yunani Kuno, perhiasan perak diperuntukkan bagi kelas elit. Sementara di era Tudor, Stuart, lalu Georgia, hanya sekali kalangan melawan yang dimaksud mempunyai akses terhadap perak.

Namun, dengan revolusi lapangan usaha pada era Victoria, permintaan akan perhiasan perak meningkat pesat, khususnya oleh sebab itu teknologi produksi massal yang dimaksud berkembang. 

Saat ini perak masih berubah menjadi komponen utama pada bidang perhiasan yang tersebut diproduksi secara massal, dengan perak murni yang tersebut dicampur dengan tembaga berubah jadi standar pada pembuatan perhiasan perak. 

Menurut Oxford Gold Group, emas putih adalah logam paduan yang digunakan terdiri tambahan dari satu logam. Sebagai contoh, cincin emas putih 18 karat biasanya terdiri dari 75 persen emas jaundice murni juga 25 persen logam lain seperti nikel, seng, atau paladium. 

Namun, emas putih dengan paduan paladium lebih besar bernilai daripada yang digunakan terbuat dengan paduan nikel, lantaran paduan yang disebutkan mengandung logam yang dimaksud lebih lanjut mahal.

Sebagian besar perhiasan emas putih juga dilapisi dengan rhodium untuk mengurangi noda. Rhodium, yang mana satu di antaranya di keluarga platinum, merupakan logam mulia termahal di dunia.

Sementara perak terdiri dari 92,5 persen perak murni dan juga 7,5 persen logam lain seperti tembaga atau nikel. Karena perak murni sangat lembut, pembuat perhiasan rutin mencampurkannya dengan logam lain seperti seng, tembaga, atau nikel untuk meningkatkan kekuatannya. Namun, nikel tiada cocok bagi yang mana memiliki alergi, sehingga tembaga lebih tinggi umum digunakan pada perak murni.

Emas putih juga perak sekilas terlihat mirip, namun ada beberapa ciri khas yang mana membedakan keduanya. Perak cenderung mempunyai corak yang digunakan lebih banyak di serta berkilau, memberikan tampilan yang digunakan lebih banyak mewah juga elegan. 

Perak yang mana telah tua mungkin saja mengalami inovasi warna atau patina, yang mana dapat membuatnya miliki tampilan yang tersebut lebih banyak gelap atau kusam. Sementara itu, emas putih biasanya terus mempertahankan kilau putihnya berkat lapisan rhodium yang mana melindunginya dari noda atau inovasi warna. 

WINDA OKTAVIA

Artikel ini disadur dari Jangan Salah Beli Perhiasan, Ini Perbedaan Emas Putih dengan Perak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *