Ekonomi

Tingkatkan Pendapatan, Pelindo Lakukan Transformasi Pelayanan di Pelabuhan

18
×

Tingkatkan Pendapatan, Pelindo Lakukan Transformasi Pelayanan di Pelabuhan

Share this article

Jakarta – Direktur PT Pelabuhan Indonesi (Pelindo), Arif Suhartono, akan terus menyokong perubahan struktural layanan pelabuhan. Karena perbaikan yang dimaksud terbukti meningkatkan arus peti kemas kemudian barang ke pelabuhan. Yang kemudian berdampak pada meningkatnya pendapatan perusahaan.

Ia menyatakan pada waktu ini waktu sandar kapal di pelabuhan sanggup dipersingkat menjadi 32 jam. Sebelum ada kebijakan merger, ia mengatakan waktu lama sandar kemudian bongkar muat barang mampu memakan waktu 2 hari lebih.

Lama waktu pengiriman barang pada pelabuhan akan menekan biaya pengiriman. Hal itu juga akan menambah waktu kemudian siklus pelayaran kapal barang akibat penghematan waktu.

“Tranformasinya adalah ekosistem, jadi itu membutuhkan waktu, dan juga yang mana kita tingkatkan adalah capability organisasi,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, telah ada beberapa jumlah pelabuhan yang digunakan bertransformasi. Salah satunya di Pelabuhan Belawan Sumatera Utara. “Pelabuhan adalah perusahaan jasa, jadi semakin lama kapal kemudian barang stay di pelabuhan, itu tiada baik,” katanya pada waktu mengatur rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Rabu, 3 Juli 2024.

“Sebagai negara maritim, pelabuhan sangat berperan penting untuk arus perpindahan barang. Kami akan terus mengupayakan perbaikan kemudian efisiensi.”

Tahun 2023 Pelindo mencatatkan data pendapatan sebesar Rp31 triliun, naik sejumlah Rp1,3 triliun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dari pendapatan tersebut, laba bersih yang dimaksud diperoleh mencapai Rp4,01 triliun. Hingga semester pertama 2024, pendapatan Pelindo tercatat Rp32,29 triliun dengan laba bersih Rp3,50 triliun.

Adapun kondisi utang Pelindo pasca merger belum mengecil secara signifikan. Menurut dia, sejak merger, jumlah agregat utang tercatat sebesar Rp52,67 triliun yang berasal dari empat perusahaan. “Setelah dua tahun ini, jumlah keseluruhan utang berhasi dikurangi banyaknya Rp11 triliun,” katanya.

Penggabungan Pelindo memungkinkan berjalan peningkatan kapasitas finansial yang tersebut lebih tinggi besar, sehingga dapat mengoptimalkan pendanaan dan juga menciptakan equity story yang mana lebih lanjut kuat.

Adapun arus peti kemas terus naik dari 17,05 juta twenty foot equivalent (TEU) pada 2021 bermetamorfosis menjadi 17,70 jt TEU pada 2023. Pada 2025, Pelindo memiliki target arus peti kemas sebesar 18,30 jt TEU.

Artikel ini disadur dari Tingkatkan Pendapatan, Pelindo Lakukan Transformasi Pelayanan di Pelabuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *