Entertainment

FJPI peringkat lomba video kampanye anti kekerasan seksual untuk edukasi

16
×

FJPI peringkat lomba video kampanye anti kekerasan seksual untuk edukasi

Share this article
FJPI peringkat lomba video kampanye anti kekerasan seksual untuk edukasi

Ibukota – Wadah Jurnalis Perempuan Negara Indonesia (FJPI) bekerja serupa dengan Kedutaan Besar Australia untuk Tanah Air mengumumkan pemenang Lomba Konten Video Kampanye Anti Kekerasan Seksual, kegiatan edukasi tentang bahaya kekerasan seksual.

Nia Dinata, yang dimaksud berubah menjadi Ketua Dewan Juri Lomba Konten Video Kampanye Anti Kekerasan Seksual, mengemukakan isu kekerasan seksual terhadap perempuan adalah sesuatu yang mana sangat penting dan juga sangat mendasar. Sehingga semua pihak harus terlibat untuk menghindari terjadinya kekerasan seksual terhadap perempuan.

"Saya berterima kasih terhadap FJPI dikarenakan mengundang saya sebagai juri untuk menganggap 66 video yang tersebut ada sampai kita menemukan yang terbaik. Karena saya percaya semua perempuan pernah mengalaminya dari mulai cat calling, di-bully di internet, bodyshaming sampai yang mana benar benar sifatnya kekerasan. Bukan belaka harrashment yang tersebut verbal," kata Nia Dinata,dalam keterang pers yang tersebut diterima di dalam Jakarta, Selasa.

Edukasi warga tentang bahaya kekerasan seksual terhadap perempuan sangat penting. Salah satu cara yang dapat diwujudkan jurnalis adalah dengan memproduksi video pendek yang efektif lalu memberikan informasi yang digunakan tepat.

"Jadi, kita semua harus saling bahu membahu dengan rekan-rekan nonperempuan kita supaya sanggup sama-sama mengerti paham lalu mirip sebanding melawan. Kita harus mengedukasi umum dengan film-film pendek, tapi, efektif lalu bisa jadi memberikan informasi yang tersebut tepat. Sehingga bisa jadi mengakibatkan rasa keberanian kemudian menumbuhkan rasa kompak bahwa kita harus saling membela," kata Nia Dinata.

Lomba konten video yang dimaksud merupakan rangkaian dari Workshop Urgensi Pedoman Pemberitaan Kekerasan Seksual Bagi Jurnalis yang digunakan akan diadakan FJPI dalam Gedung IDN Times Ibukota pada 20 Juni 2024.

Dalam lomba tersebut, terdapat berjumlah 66 karya video yang mana dikirim oleh anggota FJPI dari masing masing daerah, mulai dari Aceh hingga Papua. Pengiriman karya dikerjakan mulai tanggal 1 – 26 Mei 2024, sedangkan pengumuman pemenang lomba dilaksanakan pada 5 Juni 2034.

Dewan Juri pada lomba ini terdiri dari Nia Dinata (Sutradara), Uni Lubis (Ketua Umum FJPI) juga Yadi Hendriyana (Anggota Dewan Pers). Dewan juri sudah pernah memilih tiga pemukim pemenang lomba video konten Kampanye Anti Kekerasan Seksual.

Juara pertama diraih oleh Berdit Zanzabela (LPP TVRI Jakarta, FJPI Jawa Timur), juara kedua Muniroh (Adreena Media, FJPI Jawa Timur) dan juga juara ketiga diraih oleh Ratna Sari Dewi (LPP TVRI Kalimantan Selatan, FJPI Kalimantan Selatan).

Ketua Umum FJPI Uni Lubis mengapresiasi seluruh kontestan yang bergabung di lomba konten video anti kekerasan seksual terhadap perempuan. Seluruh karya video dibuat jurnalis perempuan dengan sudut pandang yang dimaksud beragam kemudian menggunakan data yang tersebut benar dari Komnas Perempuan. "Kriteria penilaian yang dimaksud membedakan adalah approach, eksekusi, kualitas audio, penyampaian arahan pada 1 menit pertama. Saya apresiasi juga partisipan yang digunakan menggunakan Bahasa Inggris, difabel lalu lainnya," ucap dia.

Uni pun berharap kampanye anti kekerasan seksual dapat miliki khasiat serta tersebarluaskan agar pesannya sampai untuk masyarakat.

Sebagai apresiasi untuk partisipan lomba, panitia lomba konten video juga memberikan hadiah untuk tujuh partisipan yang berada pada peringkat 4 sampai dengan 10 masing-masing Rp1 juta.

Urutan ke-7 partisipan penerima hadiah apresiasi yang dimaksud yakni Chaterin Elissen (Lentera Media, jika FJPI Jawa Timur), Eli Septiani (Lampungone.com, FJPI Lampung), Mata Yuli Ramadhani (88news.id, FJPI Sumatera Utara), Nita Indrawati (Padang Media, FJPI Sumatera Barat), Nurleli (INews TV Sumut, FJPI Sumatera Utara, Tri Wahyuni (Busam.id, FJPI Kalimantan Timur) dan juga Umi Kalsum (IDN Times, FJPI DKI Jakarta).

Artikel ini disadur dari FJPI gelar lomba video kampanye anti kekerasan seksual untuk edukasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *