Olahraga

Timnas Swiss Disingkirkan Inggris di dalam Perempat Final Euro 2024, Murat Yakin Bela Akanji yang mana Gagal di Adu Penalti

16
×

Timnas Swiss Disingkirkan Inggris di dalam Perempat Final Euro 2024, Murat Yakin Bela Akanji yang mana Gagal di Adu Penalti

Share this article

Jakarta – Timnas Swiss kandas pada perempat final Euro 2024. Mereka kalah adu penalti 3-5 dari Inggris setelahnya bermain imbang 1-1 hingga putaran perpanjangan waktu ke Dortmund, Sabtu, 7 Juli. Manuel Akanji yang tersebut menjadi penendang penalti pertama Swiss gagal mencetak gol, sewaktu kelima penembak Inggris berhasil.

Pelatih Swiss, Murat Yakin, menyatakan Akanji harus melupakan kegagalan penalti yang tersebut menghancurkan impian Swiss itu lalu berfokus pada penampilannya yang luar biasa yang bermetamorfosis menjadi pusat dari penampilan impresif mereka.

Yakin menyatakan, bek sedang Manchester City itu menunjukkan karakternya yang sebenarnya dengan mengajukan diri untuk mengambil penalti pertama.

“Anda memberikan tanggung jawab terhadap para pemain Anda, dan juga Anda tak mampu marah untuk mereka itu pasca itu – para pemain yang tersebut memainkan kompetisi yang fantastis, teristimewa Manu,” katanya di konferensi pers.

“Apa yang dimaksud bisa jadi Anda katakan kepadanya? Tidak ada banyak kata-kata penghiburan. Tidak masalah, tak ada. Saya mengucapkan ‘Terima kasih’ kepadanya untuk penampilannya, lalu juga bagaimana ia menjadi pemimpin tim, bagaimana ia tampil. Hal ini benar-benar berada dalam level tertinggi.”

“Tentu saja, ada kekosongan yang dimaksud mendalam, kesedihan yang tersebut mendalam. Namun, ini adalah jenis kesedihan dalam mana setiap orang, setiap individu, harus mengatasinya.”

Yakin memaparkan ia bangga dengan pasukan melawan penampilan merek di Euro 2024, di antaranya keberhasilan menyingkirkan juara bertahan Italia serta memainkan sepak bola yang digunakan menghibur.

Sangat Menyakitkan

Ia mengungkapkan bahwa timnya bermain dengan baik kemudian layak untuk lolos setelahnya bertahan dengan kuat untuk mempertahankan nama-nama besar Inggris. 

Breel Embolo menghadirkan Swiss unggul dalam menit ke-75 serta menimbulkan para penggemar yang mana datang ke stadion bersorak. Namun, perayaan yang disebutkan berhenti di mana Bukayo Saka mengurangi tendangan brilian ke tiang jarak jauh untuk menyamakan kedudukan.

Swiss seharusnya dapat meraih kemenangan pertandingan dalam fase perpanjangan waktu di mana pemain alternatif Xherdan Shaqiri mendapat potensi emas. Namun, tembakannya membentur tiang gawang. Zeki Amdouni juga melakukan tembakan keras yang digunakan terarah ke gawang, namun mampu dibendung Jordan Pickford.

“Sangat menyakitkan saat Anda melakukan begitu berbagai upaya, di mana Anda mengawasi potensi yang kami miliki. Saya sangat sedih untuk para pemain kemudian juga untuk negara ini bahwa setelahnya penampilan seperti itu, kami harus meninggalkan turnamen,” kata Yakin.

Ia mengemukakan bahwa kegagalan penalti Akanji hanyalah sebuah detail yang digunakan dapat dilupakan jikalau meninjau penampilannya secara keseluruhan.

“Hal yang mana indah adalah, ini cuma sebuah pertandingan sepak bola. Di satu sisi, sepak bola memberi kita begitu berbagai hal di hidup, Anda tidaklah akan pernah sanggup membalasnya,” katanya.

“Ini sangat luar biasa. Namun, momen-momen seperti ini adalah bagian dari bisnis. Itu adalah penalti yang dimaksud gagal. Dan sekarang, beliau tiada penting lagi diganggu tentang hal itu di mana Anda mengamati bagaimana beliau bermain, tanggung jawab yang mana ia pikul dalam pundaknya.”

REUTERS

Artikel ini disadur dari Timnas Swiss Disingkirkan Inggris di Perempat Final Euro 2024, Murat Yakin Bela Akanji yang Gagal dalam Adu Penalti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *